Tribun Timur di Pusaran Konstitusi (Refleksi Milad HUT Tribun Timur ke-14)

Tribun Timur di Pusaran Konstitusi (Refleksi Milad HUT Tribun Timur ke-14) - Hallo sahabat puisi, puisi cinta, puisi adalah, contoh puisi, puisi ibu, puisi tentang alam, puisi guru, wiji thukul, puisi kemerdekaan, sajak, cara membuat puisi, puisi tentang lingkungan, puisi cita citaku, syair adalah, puisi pendek, puisi hari guru, puisi tentang ibu, pengertian puisi, puisi tentang guru, puisi untuk guru, puisi rindu, hujan bulan juni, puisi roman picisan, puisi pahlawan, puisi chairil anwar, puisi lama merupakan puisi yang, puisi tentang keluarga, puisi untuk ibu, puisi sahabat, pilihan kata dalam puisi disebut, ws rendra, puisi berjudul aku merupakan karya dari, puisi sapardi djoko damono, puisi untuk sahabat, sajak sunda, puisi romantis, puisi alam, orang yang mengarang puisi disebut, puisi tentang sahabat, puisi singkat, jenis jenis puisi, puisi rakyat, puisi kehidupan, puisi keindahan alam, puisi sedih, puisi senja, puisi tentang pahlawan, puisi tentang kemerdekaan, puisi tentang keindahan alam, puisi tentang pendidikan, puisi hujan, puisi pendidikan, sajak cinta, puisi ayah, contoh puisi pendek, puisi aku, puisi cinta sedih, puisi sumpah pemuda, sajak dalam pantun adalah, puisi perpisahan, contoh puisi bebas, puisi bahasa jawa, puisi cinta romantis, puisi anak, jelaskan pengertian puisi, musikalisasi puisi, puisi keluarga, puisi tentang sekolah, buku yang memuat kumpulan puisi baik dari seorang penyair atau beberapa penyair pernyataan tersebut merupakan pengertian dari, puisi persahabatan, puisi anak sd, puisi lingkungan, contoh puisi lama, puisi karya chairil anwar, puisi lama, contoh puisi rakyat, puisi tentang, kumpulan puisi, aku ingin mencintaimu dengan sederhana, puisi ibu singkat, puisi kartini, puisi untuk pacar, puisi untuk ayah, penyair adalah, puisi hujan bulan juni, puisi ramadhan, puisi islami, puisi malam, membuat puisi, puisi tentang cinta, puisi cita cita, puisi buat pacar, contoh puisi tentang alam, jenis puisi, contoh puisi pendidikan, puisi lucu, contoh puisi anak, puisi hari guru nasional, contoh sajak sunda, puisi rakyat adalah swahilifact.blogspot.com, sapiens, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Tribun Timur di Pusaran Konstitusi (Refleksi Milad HUT Tribun Timur ke-14), kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Tribun Timur di Pusaran Konstitusi (Refleksi Milad HUT Tribun Timur ke-14)
link : Tribun Timur di Pusaran Konstitusi (Refleksi Milad HUT Tribun Timur ke-14)

Baca juga sapiens Pengertian syair


Tribun Timur di Pusaran Konstitusi (Refleksi Milad HUT Tribun Timur ke-14)

Sebongkah memori itu kembali berkisah dan begelayut 14 tahun silam. 9 April 2003 dalam temaran reformasi, masih hangat di jantung para jurnalis yang memegang tampuk idealismenya. Tribun timur menetas dari awak media nasional, suatu harian yang sudah cukup melegenda, yaitu harian kompas dengan tagline hati nurani rakyat.

Sadar akan kelahirannya di episentrum daerah yang masih dipandang sebelah mata. Koran yang digagas oleh Thamzil Thahir dkk, menubuatkan tekstur konstitusi dalam pengejawantahan kemerdekaan berserikat, satu untuk semua. Lain dari pada yang lain, nomenkalatur yang digunakan sebagai “spesies” koran lokal bukan dengan sebutan “Tribun Makassar,” tetapi tribun timur.

Mengapa tribun timur? Ini soal kebersamaan, cita rasa kolektivitas yang menjadi cita-cita dasarnya. Tribun timur bukan hanya untuk kota Ujung Pandang (sekarang Makassar), bukan hanya untuk Provinsi Sulawesi Selatan. Namun semuanya mencakup provinsi di daerah timur (Sul-Tengah, Sul-Utara, Sul-Tenggara, Sul-Barat). Dari timur akan terus mendendangkan suara-suara “kemajemukan” rakyat Indonesia.

Satu dari sekian banyak berita yang diwartakan Tribun Timur menjadi bukti empirik kalau media yang lahir pasca reformasi ini sudah banyak “makan garam” dan tenggelam dalam pusaran konstitusi. Adalah hak dan kebebasan setiap orang untuk berekspresi dan menyatakan pendapat, tribun timur selalu berada di garda terdepan.

Kisah pilu seorang anak yang berani melakukan otokritik kepada penguasa seperti Fadli Rahim, oleh tribun timur secara massif mengekspos pemberitaan tentang itu. Juntrungnya, meski Fadli Rahim harus divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sungguminasa (Gowa), ada sebuah titik kompromi majelis hakim. Fadli Rahim divonis dengan pidana penjara berdasarkan akumulasi masa penahanan yang telah ia jalani. Fadli Rahim tidak perlu lagi menjalani masa-masa pemidanaan di lembaga pemasyarakatan pada waktu itu.

Saat hukum menjadi pragmatis dan otoritarian. Saat penguasa menggunakan kekuatannya. Media sekelas tribun timur menjadi institusi penekan terhadap kejamnya hukum dan kekuasaan kepada orang yang tak berdaya.

Bukan hanya itu eksistensi tribun timur yang menjadi dasar untuk ditempatkan sebagai media yang konstuktif dan konstitutif. Tribun timur merupakan media yang prediktibel dalam memproteksi tunas muda anak bangsa dari serangan narkotika. Tribun timur tidak pernah alpa memotret penyalahgunaan narkotika yang didalangi oleh beberapa bandar besar di kota Makassar.

Berbagai kasus korupsi tanah air, dari kota hingga tingkat kabupaten juga tak luput dari eskalasi pemberitaan tribun timur. Kerja-kerja keras demikian patut diacungi dua jempol, terutama bagi wartawannya yang terus begerilya dalam memburu tiap proses penegakan hukum, dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan, hingga vonis inkra pengadilan.

Mereka yang tidak diberikan hak untuk mengakses informasi dan pelayanan publik di beberapa sentrum kekuasaan menjadi terpuaskan dahaga dan rasa laparnya. Selain transpransi dan akuntabilitas penegakan hukum dapat didapatkan melalui pemberitaan media cetak tribun timur. Kini dengan mudahnya pula mengakses berbagai kasus penegakan hukum aktual melalui portal: makassar.tribunnews.com.

Jika setiap orang sebelumnya tidak mau peduli dengan banalitas korupsi ini. Maka dengan hadirnya tribun timur, kemudian orang pada turut perihatin dengan berbagai aksi pemalakan harta rakyat di setiap institusi pemerintahan. Pilihan tribun timur dalam upaya penegakan hukum bukan dengan jalan klasik sebagaimana ungkapan Feurbach, hukum bertujuan untuk menakut-nakuti. Lebih dari pada itu semua, fungsi pencegahan kejahatan korupsi yang menjadi kewenangan komisi anti rasuah telah dijalankan oleh tribun timur dalam bentuk pendidikan anti korupsi secara dini.

Pilkada dan Pemilu

Salah satu amanat konstitusi pasca reformasi adalah kembalikan kedaulatan rakyat. Tak perlu dinyana lagi media lokal setaraf tribun timur selalu berinovasi demi pemenuhan hak konstitusional yang demikian itu.

Sejak pertama kalinya Pilpres dan Pileg secara langsung digelar pada 2004 silam, tribun timur sudah turut mewarnai sejarah pemilihan dari awal hingga akhir. Tak lupa, selalu dilibatkan pula akademisi tanah air dalam memberikan sumbangsi pemikirannya di laman tribun timur mengenai sengkarut dan perkara pemilu dalam proses transisinya.

Tahun 2005 juga sejak pertama kalinya dihelat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara demokratis (langsung). Tribun timur tidak pernah menunjukan keberpihakannya kepada satu pasangan calon saja. Semua kepentingan para pemangku diakomodasi dalam rangka menjembatani fungsi pendidikan politik bagi rakyat pemilih.

Sudah dua hajatan gelombang pilkada serentak berlalu. Ada banyak peristiwa Pilkada 2015 dan Pilkada 2017 sudah didokumentasikan dalam media cetak dan media online tribun timur. Sejarah tidak akan pernah kabur dan hilang dari memori kolektif publik sepanjang media tanah air tidak pernah menarik diri dan pamit dari para pembacanya. Itulah tribun timur yang mampu bertahan dalam berbagai piranti dan kemajuan tekhnologi.

Makin hari tribun timur semakin jaya pula. Kesungguhannya untuk menjalankan fungsi netralitas media benar-benar terwujudkan hingga hari ini. Tidak ada pemihakan terhadap satu elit politik saja. Simaklah kolom Tribun Pilkada yang selalu disajikannya. Ada kolom pemberitaan khusus untuk setiap pasangan calon kepala daerah. Lagi-lagi pekerjaan demikian sebagai wujud tribun timur dalam menjembatani setiap calon pemilih untuk Pilkada 2018 mendatang. Pemilih memiliki hak untuk mengetahui seluruh jejak rekam para calon, sebelum hajatan hari “H” dimulai.

Etape sejarah kolektifitas bangsa akan terus bergerak ke depan. Hajatan pemilihan umum (Pemilu) secara kumulatif melalui keserempakan Pileg dan Pilpres, makin hari suhu perpolitikannya makin memanas. Kita tentunya menaruh harapan agar tribun timur terus tenggelam dalam pusaran konstitusi pemilu. Dari timur spirit konstitusi akan terus bergelora. Tribun Timur jayalah dikau selalu.

Happy Anniversary Tribun Timur Ke-14. 


Oleh: Damang, S.H., M.H.

Penulis








Demikianlah Artikel Tribun Timur di Pusaran Konstitusi (Refleksi Milad HUT Tribun Timur ke-14)

Sekianlah artikel Tribun Timur di Pusaran Konstitusi (Refleksi Milad HUT Tribun Timur ke-14) kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Tribun Timur di Pusaran Konstitusi (Refleksi Milad HUT Tribun Timur ke-14) dengan alamat link Sapiens
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url